Pengertian IP Static dan IP Dynamic

assalamualaikum wr wb
pada kesempatan kali ini saya akan membagikan artikel tentang pengertian IP statis dengan ip dinamis atau bahasa kerennya itu ip static dan ip dynamic. sebelum kita membahas pengertian ip statis dan ip dinamis, saya akan menjelaskan pengertian ip address dalam jaringan internet.

Baca Juga : Pengertian IP Private dan IP Publik

ip address singkatan dari internet protocol address adalah alamat yang ditentukan untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lain. ip address mempunyai dua versi yaitu ip versi 4 atau biasa disingkat ipv4 dan ip versi 6 atau biasa disingkat ipv6.

sekarang kita akan membahas pengertian ip statis dan ip dinamis.






IP Static
ip static adalah ip yang di tetapkan secara manual dan tidak akan berubah ubah. 

ip statis biasa di pakai pada jaringan lokal, ip statis ini biasa di setting pada router agar supaya mudah di kenali dan mudah di ingat. 

ip statis ini masih banyak digunakan oleh ISP khususnya di tempat saya bekerja sekarang. 

kelebihan dari ip statis ini adalah kita dapat mengenali pelanggan dengan mudah dan mengenali pelanggan yang memunyai bandwith besar dan bandwith standar sedangkan kekurangannya adalah tabrakan ip.

tabrakan ip ini sering terjadi karena mis komunikasi pada saat pemasangan baru dan jika ip address yang kita set secara manual ini sama dengan pelanggan yang lain maka internet tidak berjalan.


IP Dynamic
sedangkan ip dinamis adalah ip yang tidak tetap bisa berubah ubah sesuai dengan masa peminjamannya. 

ip dinamis ini di dapatkan dari router menggunakan DHCP server, logikannya begini teman teman ip statis digunakan sebagai in internet dan ip dinamis di gunakan sebagai out internet atau menyebarkan internet melalui ip dinamis, ip dinamis adalah ip yang dipinjamkan kepada komputer agar konek dengan internet.

ip dinamis ini mempunyai batasan waktu dan batasan ip address. jadi begini teman teman di router itu mempunyai DHCP server yang menyewakan ip address kepada client yang ingin terhubung dengan internet dan waktu sewanya pun suda di tentukan oleh pihak admin yang mengelola jaringan.

sedangkan ip address yang di sewakan mempunyai batasan yang suda di tentukan oleh DHCP server, contoh ip yang di sewakan adalah 192.168.1.21 sampai 192.168.1.30 berarti client yang bisa konek hanya 10 client.

jadi yang di maksud ip dinamis itu ini teman teman 192.168.1.21 - 192.168.1.30, jika masa peminjaman ip 192.168.1.21 suda berakhir maka client akan meminta ip baru seperti 192.168.1.22 dan kalau ip address tersebut telah terpakai semua maka client tersebut tidak akan mendapat ip baru dan tidak konek ke internet.

akhir kata sampai disini yaa teman teman, semoga bermanfaat dan jangan bosan bosan mampir ke blog ane yaa :)

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
Xyzy Hot Area
AUTHOR
May 12, 2017 at 10:10 PM delete

terima kasih ilmunya,semoga jadi amal jariyah gan

Reply
avatar